Senin, 10 Agustus 2009

Syair-syair perpisahan


ini hanyalah sebuah pengingat, 
yang diawali dengan menyebut nama Allah, Dzat Maha Penyayang, Maha Pengasih 
dan ini hanyalah sebuah persembahan,
yang didalamnya Shalawat dibacakan, Allahumma Shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aalih
Yaa Rab, semoga keberkahan menyertai kenangan kecil ini, amiin...

kita tidak akan lupakan
tentang guru-guru terhebat yang mengajar kita 
tentang sahabat terbaik yang berjuang bersama kita
tentang sejuta panorama keindahan pemandangan di pondok kita
tentang sekian peritiwa yang mengukir relief di relung jiwa kita
tentang mimpi-mimpi yang terangkai dalam hati kita
tidak akan pernah semua itu terlupakan


terima kasih wahai guruku
terima kasih atas jasamu, pengabdianmu dan pengorbananmu
terima kasih atas semua hal yang engkau berikan demi kebaikan kami

hari ini,
ditempat kaki berpijak, dan langit dijunjung
kita camkan dengan teguh bahwasanya
"Allah-lah Tujan Kami, Rasulullah Teladan Kami, Al-Qur'an Pedoman Kami, Jihad jalan kami,dan Syahadat Persaksian Kami  
  
maka janganlah lupa
kita adalah para mujahid-Nya
dengan misi menegakkan kalimah Allah dimuka bumi
dengan misi terpancangnya Panji Islam
diseantero dunia,
diseluruh alam...
 
'isy kariman wa mut shahidan


Doa
mengapa badai tak pernah bosan
menyentuh hati-hati kecil yang ingin menjadi pelangi
lelah menyusup kedasar hati

ingin rasa kami akhiri
ingin kiranya berakhir bahagia
keinginan ini tak akan mati
menjadi pelangi di setiap hati yang pernah tersakiti

menghapus jejak-jejak kelabu kami
memberikan secercah keceriaan
untuk yang telah menuntun kami hingga sampai dijalan ini

semua mengajari kami
semua merasuki hati kami
akhirnya kini kami sadari
walau sulit tuk pahami

bahwa kami harus menjadi yang terbaik
bahwa kami harus bisa lebih baik
seperti yang diharapkan

kami berusaha meraih itu
memetik bintang dan memberikannya untuk yang menyayangi kami
walau terkadang niat itu terbelok oleh keadaan
percayalah kami hanya ingin memberikan sesuatu yang terbaik dan terindah
kami hanya ingin mengukir senyum manis diwajah yang redup itu

kami disini ada
kami disini berdo'a
tujuan kami Ikhlas lillahi ta'ala
Menggapai mimpi meraih cita memasuki gerbang Khusnul Khotimah
TENTANG KITA

I

Waktu terasa semakin berlalu 
Tinggalkan cerita tentang kita 
Kawan …kini Tak akan ada lagi tawa mu 
Tuk hapuskan semua sepi di hati 
Karna kini tibalah waktunya 
Untuk kita harus berpisah 
Menjemput impian yang kita gantungkan 
Merealisasikan harapan-harapan kita…

Kawan … engkau tetap hidup dalam kenagan ku
Kenangan-kenagan indah bersama mu 
Terukir indah dalam jiwa ku
Terukir dengan huruf-huruf yang ku ambil dari hamparan cahaya 

Kenangan- kenangan itu seperti api yang terus membara
Dan aku wujudkan Kobaran api itu 
Kedalam lembaran kertas 
Melalui goresan pena ku 
Untuk mengungkapkan keadaan 
Yang pernah kita alami 
Dalam merajut tali persahabatan

Kawan… Walau terbeda ruang dan waktu 
Walau terbatas jarak dan tempat 
Namun … Di dalam relung jiwa ini 
Selalu ada do’a untuk mu.
II

Setelah Perpisahan ini
Akan ada yang hilang
Tapi juga akan ada yang datang

Aku sadar waktu ku hanya sebentar
Aku mengerti tak selamanya kan disini
Karna kini yang harus di sadari…
Perjalanan kita kan segera bertepi…

Semua begitu berarti….
Saat ku mulai mencari jati diri
Saat ku temukan sebuah arti dari hidup ini
Disini… Di Arrisalah …..

Setelah ini……
Aku kan buktikan
Bahwa aku bukan pencundang
ku kan raih masa depan
Dengan semua ilmu yang telah kau berikan

Melukis dunia dengan segenap karya
Menjadikannya indah dengan hidayah-Nya
Merubah mimpi jadi asa pasti
Menggapai khayalan jadi kenyataan

Kini... hanya harap do’a mu wahai guruku
Untuk setiap langkah yang akan kutuju
Kini hanya ingin kau tahu…
Betapa besar arti dirimu bagiku…
Yang mewarnai lembaran-lembaran kertas hidupku
Yang meluruskan bengkoknya niatku*
*) Ar-Risalah Putri 629
PENUTUP
Juli nol-sembilan
Ada yang mesti berubah
Setelah jeda perpisahan ini
Kita Cuma terpisah tempat dan waktu
Dengan lembaran ini,
Semoga menjadi catatan, bagaimapun kita pernah bersama
Lewati masa indah dan sulit
Kita berpisah bukan untuk pecah,
Namun untuk kebersamaan
Yang punya konsep
Konsep untuk sukses
Sukses bersama*

Together-Forever in Islam
*) diambil dari SMANSA2007 Album




Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda